Banyaknya Tanaman Buah-buahan yang Berproduksi Menurut Jenisnya (Pohon)
Banyaknya Tanaman buah-buahan Penjelasan mengenai variabel di dalam dataset ini: - _id : menyatakan identitas unik (unique identifier) pada setiap record data yang digunakan sebagai pembeda antar data dalam dataset. - Kode Kecamatan Kemendagri : menyatakan kode wilayah administrasi kecamatan berdasarkan kode wilayah yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). - Kode Kecamatan BPS : menyatakan kode wilayah administrasi kecamatan berdasarkan kode wilayah yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). - Lokasi Panen : menyatakan nama lokasi panen atau kecamatan tempat pencatatan jumlah tanaman buah-buahan yang berproduksi. - Mangga : menyatakan jumlah pohon mangga yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Jambu Air : menyatakan jumlah pohon jambu air yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Jambu Biji : menyatakan jumlah pohon jambu biji yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Lemon : menyatakan jumlah pohon lemon yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Jerukpamelo : menyatakan jumlah pohon jeruk pamelo yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Jeruk Siyam/Keprok : menyatakan jumlah pohon jeruk siam/keprok yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Sirsat : menyatakan jumlah pohon sirsak yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Blimbing : menyatakan jumlah pohon belimbing yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Pepaya : menyatakan jumlah pohon pepaya yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Sawo : menyatakan jumlah pohon sawo yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Nangka : menyatakan jumlah pohon nangka yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Pisang : menyatakan jumlah rumpun atau pohon pisang yang berproduksi pada lokasi panen dalam satuan pohon. - Periode : menyatakan periode pelaporan data banyaknya tanaman buah-buahan yang berproduksi. - Tahun : menyatakan tahun periode pengumpulan atau publikasi data banyaknya tanaman buah-buahan yang berproduksi menurut jenisnya.
2026-10-01 05:59:59
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Skor Pola Pangan Harapan
Skor PPH adalah pencerminan kualitas konsumsi pangan penduduk ditingkat wilayah yang berdasarkan keragaman dan keseimbangan kelompok pangan. Jumlah energi kelompok pangan adalah jumlah energi sembilan kelompok pangan yaitu kelompok: (a) padi-padian (beras,jagung,gandum dan olahannya) (b) umbi-umbian (ubi kayu,ubi jalar,kentang,talas,sagu dan olahannya) (c) pangan hewani (daging, ikan dan olahannya) (d) minyak dan lemak(minyak kelapa,minyak sawit,margarin,dan lemak hewani) (e) buah dan biji berminyak(kelapa,kemiri,kenari,dan coklat) (f) kacang-kacangan(kacang tanah,kedelai,kacang hijau,kacang merah,kacang polong,mete,kacang tunggak,kacang lain, tahu, tempe, tauco,oncom,sari kedelai, kecap) (g) gula (gula pasir,gula merah,sirup,minuman, jadi dalam botol/kaleng (h) sayuran dan buah-buahan (sayur segar,buah segar,dan olahannya termasuk emping) (i) lain-lain (aneka bumbu dan bahan minuman). Deskripsi variabel data adalah sebagai berikut: - data_bulan : menyatakan bulan pencatatan atau periode referensi data konsumsi pangan. Variabel ini bertipe data numerik (kode bulan 1-12). - data_tahun : menyatakan tahun pencatatan atau periode referensi data konsumsi pangan. Variabel ini bertipe data numerik dan menunjukkan tahun pelaksanaan survei atau rekapitulasi data pola konsumsi pangan masyarakat. - kelompok_bahan_pangan : menyatakan klasifikasi atau pengelompokan bahan makanan berdasarkan sumber zat gizi utamanya, sesuai dengan standar perhitungan Pola Pangan Harapan (PPH). Nilai yang terlihat meliputi Padi-padian, Umbi-umbian, Pangan Hewani, Minyak dan Lemak, Buah/Biji Berminyak, Kacang-kacangan, Gula, Sayur dan Buah, serta Lain-lain. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel pembeda utama antar observasi dalam perhitungan skor PPH. - jumlah_energi_bahan_pangan : menyatakan total kontribusi energi (kalori) yang disumbangkan oleh masing-masing kelompok bahan pangan dalam pola konsumsi masyarakat pada periode tertentu. Variabel ini bertipe data numerik (float/desimal) dengan satuan kilokalori (kkal). - akg_kelompok_bahan_pangan : menyatakan Angka Kecukupan Gizi (AKG) atau kontribusi energi per kapita per hari yang berasal dari masing-masing kelompok bahan pangan. AKG adalah standar kecukupan rata-rata zat gizi per hari bagi hampir semua orang sehat. Variabel ini bertipe data numerik (float/desimal) dengan satuan kkal/kapita/hari. Nilai ini merupakan hasil turunan dari jumlah_energi_bahan_pangan yang dibagi dengan jumlah penduduk dan jumlah hari dalam periode tersebut. - bobot_kelompok_bahan_pangan : menyatakan bobot atau faktor penimbang (weighting factor) standar nasional yang diberikan kepada masing-masing kelompok bahan pangan dalam rumus perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH). Bobot ini mencerminkan pentingnya masing-masing kelompok pangan dalam mencapai gizi seimbang (misalnya, padi-padian memiliki bobot tertinggi yaitu 0,5 atau 50 dalam skala 100, sedangkan gula memiliki bobot yang lebih rendah). Variabel ini bertipe data numerik (float/desimal). - kualitas_konsumsi_pangan : menyatakan skor atau indeks kualitas konsumsi pangan untuk masing-masing kelompok bahan pangan, yang dihitung berdasarkan rasio antara konsumsi aktual (akg_kelompok_bahan_pangan) terhadap standar kecukupan gizi ideal (AKG standar) dikalikan dengan bobot kelompok pangan tersebut. Variabel ini bertipe data numerik (float/desimal atau integer). Nilai maksimum untuk setiap kelompok dibatasi oleh bobot standarnya (misalnya, skor maksimal untuk Padi-padian adalah 50, untuk Kacang-kacangan adalah 10, dst.).
2026-08-18 03:38:25
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Indeks Ketahanan Pangan
Indeks Ketahanan Pangan (IKP) adalah ukuran dari beberapa indikator yang digunakan untuk menghasilkan skor komposit kondisi ketahanan pangan di suatu wilayah. Baseline 2024 = 83,06 merupakan proyeksi nilai IKP Kota Surabaya Tahun 2024, dengan menggunakan metode baru (12 parameter/indikator). Nilai IKP diterbitkan oleh Badan Pangan Nasional. Deskripsi variabel dataset adalah sebagai berikut: - _id : menyatakan nomor identifikasi unik (identifier) setiap baris atau rekaman data di dalam dataset, yang dihasilkan secara otomatis oleh sistem pengelola data. Dataset ini hanya memiliki satu baris observasi, nilai _id hanya berisi angka 1. Variabel ini bertipe data numerik, namun berfungsi sebagai ID teknis/administratif. - nama_data_angka : menyatakan nama indikator statistik atau metrik kinerja yang dilaporkan dalam dataset ini. Pada dataset ini, nilainya adalah "Indeks Ketahanan Pangan", yaitu ukuran komposit yang menggambarkan kondisi ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan di suatu wilayah (dalam hal ini Kota Surabaya). Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai label deskriptif dari variabel ukuran yang dilaporkan. - nilai_realisasi : menyatakan besaran angka capaian atau realisasi dari indikator "Indeks Ketahanan Pangan" pada periode pelaporan tertentu. Variabel ini seharusnya bertipe data numerik (biasanya berupa skor indeks antara 0 sampai 100, atau kategori tahan/rawan). - sumber_data : menyatakan instansi, lembaga, atau dokumen rujukan yang menjadi asal muasal data tersebut dikumpulkan atau dilaporkan. Variabel ini bertipe data teks. - ket : menyatakan keterangan tambahan, catatan metodologis, atau konteks pelaporan dari indikator yang disajikan. Variabel ini bertipe data teks dan memberikan konteks administratif bahwa data ini adalah bagian dari pelaporan kinerja birokrasi, bukan sekadar data statistik mentah.
2026-08-18 03:36:18
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Jumlah bahan pangan segar yang disampling
Keamanan bahan pangan segar adalah bahan pangan segar (sayur, buah, daging dan ikan) yang beredar dari hasil uji sampel yang aman untuk dikonsumsi Deskripsi variabel adalah sebagai berikut: - pd : menyatakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi yang bertanggung jawab sebagai sumber data dan pelaksana kegiatan pengawasan pangan. Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai label instansi pengampu data. - lokasi_survey : menyatakan nama tempat atau lokasi fisik dilakukannya pengambilan sampel (sampling) dan pengujian keamanan pangan. Nilai meliputi pasar tradisional dan ritel modern/supermarket. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel spasial utama untuk memetakan sebaran titik pengawasan pangan di Kota Surabaya. - kecamatan : menyatakan nama wilayah administrasi kecamatan tempat lokasi survey berada di Kota Surabaya (misalnya: Kec. Bubutan, Kec. Gubeng, Kec. Kenjeran, Kec. Sukolilo, Kec. Tandes, Kec. Sambikerep). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan berfungsi sebagai variabel geografis tingkat menengah untuk agregasi data berbasis wilayah. - kelurahan : menyatakan nama wilayah administrasi kelurahan tempat lokasi survey berada. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan memberikan posisi geografis yang lebih presisi dibandingkan kecamatan. - tanggal_survey : menyatakan tanggal pasti dilakukannya kegiatan pengambilan sampel dan pengujian keamanan pangan di lokasi tersebut. Variabel ini bertipe data tanggal (date). - nama_irtp : menyatakan nama Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) atau nama entitas usaha pangan yang menjadi objek pengawasan. Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai identifier entitas yang diawasi. - jenis_sampel : menyatakan kategori komoditas atau jenis bahan pangan spesifik yang diambil sampelnya untuk diuji. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel pembeda utama untuk analisis berdasarkan komoditas. - klasifikasi_sampel : menyatakan klasifikasi umum dari bahan pangan yang diuji berdasarkan tingkat pengolahan atau sifat fisiknya. Pada dataset ini, seluruh nilainya adalah pangan segar (fresh food), yaitu bahan pangan yang belum mengalami pengolahan atau pengawetan yang signifikan. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - jumlah_sampel : menyatakan banyaknya unit sampel bahan pangan yang diambil dan diuji pada setiap baris pencatatan. Variabel ini bertipe data numerik diskrit (bilangan bulat) dengan satuan sampel/unit. - ket_status_keamanan_pangan : menyatakan kesimpulan akhir atau status keamanan dari sampel pangan yang telah diuji berdasarkan parameter-parameter laboratorium. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_warna : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter warna pada sampel pangan (untuk mendeteksi pewarna berbahaya seperti Rhodamin B atau Methanil Yellow). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal (biner: negatif/positif). - hasil_pemeriksaan_parameter_bau : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter bau pada sampel pangan (untuk mendeteksi tanda-tanda pembusukan atau bahan kimia berbahaya). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_tekstur : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter tekstur pada sampel pangan (untuk mendeteksi tanda-tanda kerusakan fisik atau penambahan bahan pengenyal berbahaya seperti boraks). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_ph : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap derajat keasaman (pH) pada sampel pangan (untuk mendeteksi ketidaknormalan asam-basa yang mengindikasikan pembusukan atau penambahan bahan kimia). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_eber : menyatakan hasil uji Eber (uji kualitatif untuk mendeteksi adanya gas amonia/H2S yang menandakan daging sudah busuk/terurai). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_borax : menyatakan hasil uji laboratorium khusus untuk mendeteksi kandungan boraks (bahan pengenyal berbahaya yang sering disalahgunakan pada daging atau mie). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_formalin : menyatakan hasil uji laboratorium khusus untuk mendeteksi kandungan formalin (bahan pengawet mayat yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan pangan segar). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_lainnya : menyatakan hasil uji laboratorium untuk parameter bahaya tambahan lainnya di luar parameter utama yang telah disebutkan. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pengujian : menyatakan kesimpulan komprehensif dari seluruh rangkaian pengujian parameter di atas. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - deskripsi_hasil_pengujian : menyatakan keterangan deskriptif atau catatan tambahan mengenai hasil pengujian. Variabel ini bertipe data teks. - bulan : menyatakan bulan pelaksanaan kegiatan survey/pengujian dalam bentuk teks (misalnya: Maret, April, Mei). Variabel ini bertipe data teks. Cakupan data meliputi Maret sampai Mei 2026.
2026-08-08 06:32:20
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Jumlah bahan pangan segar yang disampling dan aman
Keamanan bahan pangan segar adalah bahan pangan segar (sayur, buah, daging dan ikan) yang beredar dari hasil uji sampel yang aman untuk dikonsumsi Deskripsi variabel adalah sebagai berikut: - pd : menyatakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi yang bertanggung jawab sebagai sumber data dan pelaksana kegiatan pengawasan pangan. Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai label instansi pengampu data. - lokasi_survey : menyatakan nama tempat atau lokasi fisik dilakukannya pengambilan sampel (sampling) dan pengujian keamanan pangan. Nilai meliputi pasar tradisional dan ritel modern/supermarket. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel spasial utama untuk memetakan sebaran titik pengawasan pangan di Kota Surabaya. - kecamatan : menyatakan nama wilayah administrasi kecamatan tempat lokasi survey berada di Kota Surabaya (misalnya: Kec. Bubutan, Kec. Gubeng, Kec. Kenjeran, Kec. Sukolilo, Kec. Tandes, Kec. Sambikerep). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan berfungsi sebagai variabel geografis tingkat menengah untuk agregasi data berbasis wilayah. - kelurahan : menyatakan nama wilayah administrasi kelurahan tempat lokasi survey berada. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan memberikan posisi geografis yang lebih presisi dibandingkan kecamatan. - tanggal_survey : menyatakan tanggal pasti dilakukannya kegiatan pengambilan sampel dan pengujian keamanan pangan di lokasi tersebut. Variabel ini bertipe data tanggal (date). - nama_irtp : menyatakan nama Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) atau nama entitas usaha pangan yang menjadi objek pengawasan. Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai identifier entitas yang diawasi. - jenis_sampel : menyatakan kategori komoditas atau jenis bahan pangan spesifik yang diambil sampelnya untuk diuji. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel pembeda utama untuk analisis berdasarkan komoditas. - klasifikasi_sampel : menyatakan klasifikasi umum dari bahan pangan yang diuji berdasarkan tingkat pengolahan atau sifat fisiknya. Pada dataset ini, seluruh nilainya adalah pangan segar (fresh food), yaitu bahan pangan yang belum mengalami pengolahan atau pengawetan yang signifikan. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - jumlah_sampel : menyatakan banyaknya unit sampel bahan pangan yang diambil dan diuji pada setiap baris pencatatan. Variabel ini bertipe data numerik diskrit (bilangan bulat) dengan satuan sampel/unit. - ket_status_keamanan_pangan : menyatakan kesimpulan akhir atau status keamanan dari sampel pangan yang telah diuji berdasarkan parameter-parameter laboratorium. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_warna : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter warna pada sampel pangan (untuk mendeteksi pewarna berbahaya seperti Rhodamin B atau Methanil Yellow). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal (biner: negatif/positif). - hasil_pemeriksaan_parameter_bau : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter bau pada sampel pangan (untuk mendeteksi tanda-tanda pembusukan atau bahan kimia berbahaya). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_tekstur : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter tekstur pada sampel pangan (untuk mendeteksi tanda-tanda kerusakan fisik atau penambahan bahan pengenyal berbahaya seperti boraks). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_ph : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap derajat keasaman (pH) pada sampel pangan (untuk mendeteksi ketidaknormalan asam-basa yang mengindikasikan pembusukan atau penambahan bahan kimia). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_eber : menyatakan hasil uji Eber (uji kualitatif untuk mendeteksi adanya gas amonia/H2S yang menandakan daging sudah busuk/terurai). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_borax : menyatakan hasil uji laboratorium khusus untuk mendeteksi kandungan boraks (bahan pengenyal berbahaya yang sering disalahgunakan pada daging atau mie). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_formalin : menyatakan hasil uji laboratorium khusus untuk mendeteksi kandungan formalin (bahan pengawet mayat yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan pangan segar). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pemeriksaan_parameter_lainnya : menyatakan hasil uji laboratorium untuk parameter bahaya tambahan lainnya di luar parameter utama yang telah disebutkan. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - hasil_pengujian : menyatakan kesimpulan komprehensif dari seluruh rangkaian pengujian parameter di atas. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal. - deskripsi_hasil_pengujian : menyatakan keterangan deskriptif atau catatan tambahan mengenai hasil pengujian. Variabel ini bertipe data teks. - bulan : menyatakan bulan pelaksanaan kegiatan survey/pengujian dalam bentuk teks (misalnya: Maret, April, Mei). Variabel ini bertipe data teks. Cakupan data meliputi Maret sampai Mei 2026.
2026-08-08 06:31:07
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Jumlah dan Luas Hutan Kota
Luasan Hutan Kota yang dikelola Penjelasan mengenai variabel di dalam dataset ini: - _id : menyatakan identitas unik (unique identifier) pada setiap record data yang digunakan sebagai pembeda antar data dalam dataset. - Kode Kota : menyatakan kode wilayah administrasi Kota Surabaya sesuai dengan kode referensi wilayah yang berlaku di Indonesia. - Hutan Kota : menyatakan nama hutan kota yang menjadi objek pencatatan dalam dataset. - Lokasi : menyatakan lokasi keberadaan hutan kota di Kota Surabaya. - Luas (Ha) : menyatakan luas kawasan hutan kota dalam satuan hektare (Ha). - Periode : menyatakan periode pelaporan data jumlah dan luas hutan kota. - Tahun : menyatakan tahun periode pengumpulan atau publikasi data jumlah dan luas hutan kota.
2026-08-06 08:37:26
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Banyaknya Nelayan, Pengusaha Tambak dan Rata-Rata Pendapatnya
jumlah nelayan, kelompok pembudidaya serta rata-rata pendapatannya Penjelasan mengenai variabel di dalam dataset ini: - _id : menyatakan identitas unik (unique identifier) pada setiap record data yang digunakan sebagai pembeda antar data dalam dataset. - Kode Kecamatan Kemendagri : menyatakan kode wilayah administrasi kecamatan berdasarkan kode wilayah yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). - Kode Kecamatan BPS : menyatakan kode wilayah administrasi kecamatan berdasarkan kode wilayah yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). - Kecamatan : menyatakan nama kecamatan sebagai wilayah administrasi yang menjadi cakupan data. - Nelayan Motorisasi : menyatakan jumlah nelayan yang melakukan kegiatan penangkapan ikan menggunakan kapal atau perahu bermotor pada masing-masing kecamatan. - Nelayan Tradisional : menyatakan jumlah nelayan yang melakukan kegiatan penangkapan ikan menggunakan kapal atau perahu tanpa motor maupun alat tangkap sederhana pada masing-masing kecamatan. - Pengusaha Tambak : menyatakan jumlah pelaku usaha yang mengelola kegiatan budidaya perikanan di tambak pada masing-masing kecamatan. - Rata-rata Pendapatan Nelayan : menyatakan rata-rata pendapatan yang diperoleh nelayan dari kegiatan penangkapan ikan dalam periode pelaporan. - Rata-rata Pendapatan Pengusaha Tambak : menyatakan rata-rata pendapatan yang diperoleh pengusaha tambak dari kegiatan budidaya perikanan dalam periode pelaporan. - Periode : menyatakan periode pelaporan data banyaknya nelayan, pengusaha tambak, dan rata-rata pendapatannya. - Tahun : menyatakan tahun periode pengumpulan atau publikasi data banyaknya nelayan, pengusaha tambak, dan rata-rata pendapatannya.
2026-08-06 07:54:51
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Jumlah dan Luas Taman Hutan Raya dan Kebun Raya Mangrove Tahun 2023
Luasan Taman Hutan Raya dan Kebun Raya Mangrove yang dikelola Penjelasan mengenai variabel di dalam dataset ini: - _id : menyatakan identitas unik (unique identifier) pada setiap record data yang digunakan sebagai pembeda antar data dalam dataset. - Bulan : menyatakan bulan periode pencatatan data taman hutan raya dan kebun raya mangrove. - Nama Taman Hutan Raya : menyatakan nama taman hutan raya atau kebun raya mangrove yang menjadi objek pencatatan. - Lokasi : menyatakan lokasi keberadaan taman hutan raya atau kebun raya mangrove. - Luas (Ha) : menyatakan luas kawasan taman hutan raya atau kebun raya mangrove dalam satuan hektare (Ha).
2026-08-06 07:26:38
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Jumlah dan Luas Taman Hutan Raya dan Kebun Raya Mangrove
Luasan Taman Hutan Raya dan Kebun Raya Mangrove yang dikelola Penjelasan mengenai variabel di dalam dataset ini: - _id : menyatakan identitas unik (unique identifier) pada setiap record data yang digunakan sebagai pembeda antar data dalam dataset. - Bulan : menyatakan bulan periode pencatatan data taman hutan raya dan kebun raya mangrove. - Nama Taman Hutan Raya : menyatakan nama taman hutan raya atau kebun raya mangrove yang menjadi objek pencatatan. - Lokasi : menyatakan lokasi keberadaan taman hutan raya atau kebun raya mangrove. - Luas (Ha) : menyatakan luas kawasan taman hutan raya atau kebun raya mangrove dalam satuan hektare (Ha).
2026-08-06 07:25:54
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Luas Lahan Pertanian yang Diusahakan Menurut Jenis Pengairan per Kecamatan
Rekapitulasi Jenis Pengairan Lahan Pertanian per Kecamatan Penjelasan mengenai variabel di dalam dataset ini: - _id : menyatakan identitas unik (unique identifier) pada setiap record data yang digunakan sebagai pembeda antar data dalam dataset. - Kode Kecamatan Kemendagri : menyatakan kode wilayah administrasi kecamatan berdasarkan kode wilayah yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). - Kode Kecamatan BPS : menyatakan kode wilayah administrasi kecamatan berdasarkan kode wilayah yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). - Kecamatan : menyatakan nama kecamatan sebagai wilayah administrasi yang menjadi cakupan data luas lahan pertanian. - Teknis : menyatakan luas lahan pertanian yang menggunakan sistem irigasi teknis dalam satuan hektare (Ha). - Setengah Teknis : menyatakan luas lahan pertanian yang menggunakan sistem irigasi setengah teknis dalam satuan hektare (Ha). - Sederhana : menyatakan luas lahan pertanian yang menggunakan sistem irigasi sederhana dalam satuan hektare (Ha). - Sawah Tadah Hujan : menyatakan luas lahan sawah yang sumber pengairannya mengandalkan curah hujan dalam satuan hektare (Ha). - Tegal/Ladang/Kebun/Perkarangan : menyatakan luas lahan pertanian berupa tegal, ladang, kebun, atau pekarangan yang diusahakan dalam satuan hektare (Ha). - Wilayah : menyatakan kategori atau cakupan wilayah administrasi yang digunakan dalam penyajian data. - Tahun : menyatakan tahun periode pengumpulan atau publikasi data luas lahan pertanian yang diusahakan menurut jenis pengairan per kecamatan.
2026-08-06 07:20:13
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian