Pencacahan Data Normalisasi Saluran Kota Surabaya
2024
PENCACAHAN_LENGKAP
PEMBANGUNAN
STATISTIK_SEKTORAL
Latar Belakang Kegiatan:
Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya menghadapi tantangan serius terkait tata air dan sistem drainase akibat pertumbuhan pesat perkotaan, perubahan pola tata guna lahan, dan kurangnya infrastruktur penanganan air yang memadai. Banjir yang terjadi di Surabaya menjadi ancaman serius terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat dan infrastruktur kota. Penyebabnya antara lain adalah kurangnya daya tampung air hujan, penyumbatan saluran drainase akibat sampah dan limbah, serta peningkatan volume air sungai yang tidak mampu diatasi oleh sistem drainase yang ada. Hal ini menciptakan kebutuhan mendesak untuk melakukan normalisasi saluran drainase, yang melibatkan perbaikan, perawatan, dan peningkatan kapasitas saluran air. Normalisasi saluran drainase bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aliran air, mencegah genangan dan banjir, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik. Selain itu, normalisasi juga dapat melibatkan pembenahan tepian saluran, pembersihan sungai, dan penataan ruang sungai untuk meminimalkan risiko banjir dan memperbaiki kualitas lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat, pemerintah daerah Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup warganya. Normalisasi saluran drainase menjadi langkah penting dalam menyikapi tantangan infrastruktur perkotaan dan perubahan iklim guna menciptakan lingkungan kota yang lebih tahan terhadap risiko banjir dan bencana alam lainnya.
Tujuan Kegiatan:
Pencatatan normalisasi saluran drainase memiliki tujuan utama untuk menyediakan data dan informasi yang akurat, terkini, dan komprehensif terkait perbaikan dan peningkatan saluran air. Dengan memantau secara teratur, baik aspek fisik maupun fungsional dari saluran drainase, pihak berwenang dapat mengidentifikasi area-area yang membutuhkan perbaikan lebih lanjut. Salah satu tujuan utama pencatatan adalah untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi saluran drainase. Dengan mencatat data terkait dimensi, volume air, dan kondisi fisik saluran, pemerintah dan pihak terkait dapat merencanakan perbaikan yang spesifik untuk meningkatkan daya tampung dan aliran air yang lebih lancar. Pencatatan juga bertujuan untuk memonitor dan mencegah penyumbatan saluran drainase, yang seringkali disebabkan oleh sampah, limbah, atau tanaman liar. Data yang terkumpul akan menjadi dasar untuk perencanaan program pembersihan dan pemeliharaan secara berkala. Selain itu, pencatatan normalisasi saluran drainase juga menjadi landasan dalam pengelolaan risiko banjir. Dengan mengumpulkan data ketinggian air, curah hujan, dan kondisi sungai, pemerintah dapat memahami pola banjir dan mengembangkan strategi mitigasi yang lebih efektif. Pencatatan ini juga dapat membantu dalam menyusun peringatan dini dan merumuskan kebijakan penanganan darurat ketika terjadi banjir. Kegiatan pencatatan normalisasi saluran drainase di Surabaya secara keseluruhan bertujuan untuk menciptakan sistem drainase yang lebih handal, mengurangi risiko banjir, dan meningkatkan daya dukung lingkungan. Dengan pemantauan yang cermat, diharapkan normalisasi saluran drainase dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti lingkungan yang lebih bersih, masyarakat yang lebih aman dari risiko banjir, dan infrastruktur kota yang lebih tahan terhadap perubahan iklim.
Rencana Jadwal Kegiatan:
Variabel yang Dikumpulkan:
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Lokasi Normalisasi | Lokasi Normalisasi | Tempat dilakukannya normalisasi | Tahunan |
| Jenis Saluran | 1. Saluran Primer 2. Saluran Sekunder 3. Saluran Tersier | Saluran yang dilakukan normalisasi | Tahunan |
| Sistem Drainase | Sistem Drainase | Jaringan infrastruktur yang dirancang dengan tujuan mengatur dan mengendalikan aliran air dalam suatu lingkungan | Tahunan |
| Bulan Pelaksanaan | Periode Pelaksanaan | Periode pelaksanaan normalisasi | Tahunan |
| Ritasi | Satuan dalam mengukur hasil normalisasi yaitu rit DT | Satuan dalam mengukur hasil normalisasi yaitu rit DT | Tahunan |
Kecamatan tempat dilakukannya normalisasi
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaKelurahan tempat dilakukannya normalisasi
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaRincian data terkait panjang, lebar permukaan, dan kedalaman saluran drainase
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaPembagian daerah tangkapan air (Catchment Area)
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaPenjumlahan hasil normalisasi yang dilakukan dalam satu bulan
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaPenjumlahan panjang saluran yang dinormalisasi yang dilakukan dalam satu bulan
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaTempat dilakukannya normalisasi
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaSaluran yang dilakukan normalisasi termasuk dalam saluran Primer/Sekunder/Tersier
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaBukti yang menyatakan bahwa telah dilakukan normalisasi di lokasi terserbut
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaTanggal saat pelaksanaan normalisasi
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga| Nama Variabel | - |
|---|---|
| Alias | - |
| Definisi | - |
| Referensi Waktu | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Tipe Data | - |
| Kalimat Pertanyaan | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Penjumlahan panjang saluran yang dinormalisasi yang dilakukan dalam satu bulan
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaPenjumlahan hasil normalisasi yang dilakukan dalam satu bulan
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga| Nama Indikator | - |
|---|---|
| Definisi | - |
| Interpretasi | - |
| Metode Perhitungan | - |
| Rumus | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Indikator Komposit | - |
| Level Estimasi | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Isi tab Desain
Isi tab Pengumpulan Data
Isi tab Diseminasi
Isi tab Variabel Kegiatan
Isi tab Indikator Kegiatan
© 2024 Open Data Surabaya – All rights reserved