Pendataan Boezem Kota Surabaya
2025
PENCACAHAN_LENGKAP
LINGKUNGAN
STATISTIK_SEKTORAL
V-25.3578.006
Latar Belakang Kegiatan:
Boezem di Surabaya, memiliki latar belakang yang terkait dengan kebutuhan akan sumber daya air yang memadai untuk mendukung kegiatan perkotaan dan sekaligus mengatasi masalah banjir yang telah lama menjadi tantangan di kawasan tersebut. Surabaya, sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia, mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa dekade terakhir yang diikuti oleh urbanisasi dan peningkatan aktivitas industri. Dalam konteks ini, pemenuhan kebutuhan air bersih untuk keperluan domestik, industri, dan pertanian menjadi sangat penting. Pembangunan Boezem menjadi salah satu solusi untuk menyediakan pasokan air yang cukup, terutama di musim kemarau, dan sekaligus mengontrol aliran air agar dapat mengurangi risiko banjir yang sering terjadi di wilayah Surabaya. Selain itu, pembangunan Boezem juga dapat memberikan manfaat tambahan seperti pengendalian lingkungan, rekreasi, dan pengembangan ekosistem yang berkelanjutan. Proyek-proyek Boezem di Surabaya mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan perkotaan yang pesat dengan pemeliharaan lingkungan hidup dan ketahanan bencana yang lebih baik.
Tujuan Kegiatan:
Pencatatan Boezem di Surabaya bertujuan untuk mengelola dan memantau secara sistematis sumber daya air yang dimiliki oleh kota ini, khususnya dalam konteks manajemen Boezem. Salah satu tujuan utama pencatatan ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air tersebut. Dengan mencatat data terkait debit air, tinggi permukaan air, dan kualitas air secara berkala, pihak yang berwenang dapat mengidentifikasi tren dan pola yang dapat digunakan untuk perencanaan dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan air di masa depan.Pencatatan juga diarahkan pada pengendalian banjir dan pengaturan aliran air yang lebih baik. Dengan memahami perilaku aliran air melalui pencatatan data, pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar Boezem. Selain itu, pencatatan ini juga memiliki tujuan untuk menjaga kualitas air agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk konsumsi air, industri, dan lingkungan hidup.Tujuan pencatatan Boezem di Surabaya juga mencakup upaya menjaga keberlanjutan ekosistem di sekitar Boezem dan memberikan manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat setempat. Informasi yang diperoleh dari pencatatan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan rekreasi, penelitian lingkungan, dan pengembangan ekowisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, pencatatan Boezem di Surabaya tidak hanya berfokus pada pengelolaan air secara teknis, tetapi juga mencakup aspek-aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi yang mendukung pembangunan berkelanjutan di kota ini.
Rencana Jadwal Kegiatan:
Variabel yang Dikumpulkan:
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Harga Barang Pokok | Harga | Harga jual pedagang eceran yang dipilih sebagai responden | Harian (5 hari kerja) |
| Jenis Komoditi | Komoditi | Nama dan jenis komoditi sesuai dengan merk di Kabupaten Gunungkidul | Harian (5 hari kerja) |
Penjelasan atau informasi tambahan terkait boezem atau area sekitarnya.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaNama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaJumlah total air yang dapat ditampung dalam area boezem, biasanya diukur dalam satuan meter kubik.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaTitik atau koordinat geografis tempat boezem berada.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaArea atau saluran yang digunakan untuk menampung air dalam pengelolaan air, sering kali di daerah dataran rendah atau rawa.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaUkuran total area atau ruang yang digunakan untuk menampung air dalam sistem pengelolaan boezem, biasanya diukur dalam satuan meter persegi atau hektar.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaLokasi geografis spesifik dari boezem, termasuk detail tempat di mana boezem tersebut berada.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaDaerah pengelolaan atau pembagian administratif yang mencakup boezem dalam konteks operasional atau pengawasan.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaNama wilayah yang dipimpin oleh kepala desa/kepala kelurahan (lurah) yang berada di bawah koordinasi camat.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga| Nama Variabel | - |
|---|---|
| Alias | - |
| Definisi | - |
| Referensi Waktu | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Tipe Data | - |
| Kalimat Pertanyaan | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Total unit atau lokasi boezem (kolam retensi atau waduk kecil) yang terdapat atau dikelola dalam suatu wilayah dan periode tertentu.
Total area permukaan seluruh boezem (kolam retensi atau penampungan air) yang tercatat atau dikelola dalam suatu wilayah dan periode tertentu.
| Nama Indikator | - |
|---|---|
| Definisi | - |
| Interpretasi | - |
| Metode Perhitungan | - |
| Rumus | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Indikator Komposit | - |
| Level Estimasi | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Isi tab Desain
Isi tab Pengumpulan Data
Isi tab Diseminasi
Isi tab Variabel Kegiatan
Isi tab Indikator Kegiatan
© 2024 Open Data Surabaya – All rights reserved