Kompilasi Data Normalisasi Saluran Kota Surabaya
2025
KOMPILASI_PRODUK_ADMINISTRASI
PERWILAYAHAN_DAN_PERKOTAAN
STATISTIK_SEKTORAL
V-25.3578.005
Latar Belakang Kegiatan:
Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya menghadapi tantangan serius terkait tata air dan sistem drainase akibat pertumbuhan pesat perkotaan, perubahan pola tata guna lahan, dan kurangnya infrastruktur penanganan air yang memadai. Banjir yang terjadi di Surabaya menjadi ancaman serius terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat dan infrastruktur kota. Penyebabnya antara lain adalah kurangnya daya tampung air hujan, penyumbatan saluran drainase akibat sampah dan limbah, serta peningkatan volume air sungai yang tidak mampu diatasi oleh sistem drainase yang ada. Hal ini menciptakan kebutuhan mendesak untuk melakukan normalisasi saluran drainase, yang melibatkan perbaikan, perawatan, dan peningkatan kapasitas saluran air.Normalisasi saluran drainase bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aliran air, mencegah genangan dan banjir, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik. Selain itu, normalisasi juga dapat melibatkan pembenahan tepian saluran, pembersihan sungai, dan penataan ruang sungai untuk meminimalkan risiko banjir dan memperbaiki kualitas lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat, pemerintah daerah Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup warganya. Normalisasi saluran drainase menjadi langkah penting dalam menyikapi tantangan infrastruktur perkotaan dan perubahan iklim guna menciptakan lingkungan kota yang lebih tahan terhadap risiko banjir dan bencana alam lainnya.
Tujuan Kegiatan:
Pencatatan normalisasi saluran drainase memiliki tujuan utama untuk menyediakan data dan informasi yang akurat, terkini, dan komprehensif terkait perbaikan dan peningkatan saluran air. Dengan memantau secara teratur, baik aspek fisik maupun fungsional dari saluran drainase, pihak berwenang dapat mengidentifikasi area-area yang membutuhkan perbaikan lebih lanjut.Salah satu tujuan utama pencatatan adalah untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi saluran drainase. Dengan mencatat data terkait dimensi, volume air, dan kondisi fisik saluran, pemerintah dan pihak terkait dapat merencanakan perbaikan yang spesifik untuk meningkatkan daya tampung dan aliran air yang lebih lancar. Pencatatan juga bertujuan untuk memonitor dan mencegah penyumbatan saluran drainase, yang seringkali disebabkan oleh sampah, limbah, atau tanaman liar. Data yang terkumpul akan menjadi dasar untuk perencanaan program pembersihan dan pemeliharaan secara berkala.Selain itu, pencatatan normalisasi saluran drainase juga menjadi landasan dalam pengelolaan risiko banjir. Dengan mengumpulkan data ketinggian air, curah hujan, dan kondisi sungai, pemerintah dapat memahami pola banjir dan mengembangkan strategi mitigasi yang lebih efektif. Pencatatan ini juga dapat membantu dalam menyusun peringatan dini dan merumuskan kebijakan penanganan darurat ketika terjadi banjir.Kegiatan pencatatan normalisasi saluran drainase di Surabaya secara keseluruhan bertujuan untuk menciptakan sistem drainase yang lebih handal, mengurangi risiko banjir, dan meningkatkan daya dukung lingkungan. Dengan pemantauan yang cermat, diharapkan normalisasi saluran drainase dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti lingkungan yang lebih bersih, masyarakat yang lebih aman dari risiko banjir, dan infrastruktur kota yang lebih tahan terhadap perubahan iklim.
Rencana Jadwal Kegiatan:
Variabel yang Dikumpulkan:
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Harga Barang Pokok | Harga | Harga jual pedagang eceran yang dipilih sebagai responden | Harian (5 hari kerja) |
| Jenis Komoditi | Komoditi | Nama dan jenis komoditi sesuai dengan merk di Kabupaten Gunungkidul | Harian (5 hari kerja) |
Sistem yang digunakan untuk mengelola aliran air, baik itu untuk pengendalian banjir atau pengaliran air limbah.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaKategori atau tipe saluran berdasarkan fungsi atau konstruksinya, seperti saluran Primer, Sekunder, Tersier.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaNama yang diberikan untuk saluran yang digunakan dalam sistem pengelolaan air atau drainase.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaJumlah perjalanan (rit) yang dilakukan oleh kendaraan dump truck dalam suatu periode waktu tertentu.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaNama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaNama wilayah yang dipimpin oleh kepala desa/kepala kelurahan (lurah) yang berada di bawah koordinasi camat.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaUkuran total bentang saluran yang menjadi objek pekerjaan normalisasi, dihitung dari titik awal hingga titik akhir kegiatan pada setiap lokasi saluran yang dilakukan kegiatan normalisasi
Dinas Sumber Daya Air dan Bina MargaUkuran fisik saluran secara keseluruhan, termasuk lebar, kedalaman, dan panjang, yang menentukan kapasitas saluran dalam menampung aliran air.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga| Nama Variabel | - |
|---|---|
| Alias | - |
| Definisi | - |
| Referensi Waktu | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Tipe Data | - |
| Kalimat Pertanyaan | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Total frekuensi hasil material endapan (seperti lumpur, sedimen, atau sampah) yang diangkut menggunakan dump truck dari kegiatan pengerukan dalam periode tertentu.
Total lokasi atau tempat yang menjadi objek kegiatan pengerukan pada suatu wilayah dalam periode tertentu.
Total ukuran panjang saluran, sungai, atau badan air yang dikeruk dalam kegiatan pengerukan pada suatu wilayah dan periode tertentu.
| Nama Indikator | - |
|---|---|
| Definisi | - |
| Interpretasi | - |
| Metode Perhitungan | - |
| Rumus | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Indikator Komposit | - |
| Level Estimasi | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Isi tab Desain
Isi tab Pengumpulan Data
Isi tab Diseminasi
Isi tab Variabel Kegiatan
Isi tab Indikator Kegiatan
© 2024 Open Data Surabaya – All rights reserved