Pencacahan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional Kota Surabaya
2025
PENCACAHAN_LENGKAP
PERLINDUNGAN_SOSIAL_DAN_KESEJAHTERAAN
STATISTIK_SEKTORAL
V-25.3578.024
Latar Belakang Kegiatan:
Kota Surabaya berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berbasis data yang akurat. Selama ini, pengelolaan data sosial dan ekonomi di Kota Surabaya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain data tersebar antar perangkat daerah, perbedaan angka antar sumber, serta keterbatasan integrasi data yang dapat dimanfaatkan secara komprehensif. Kondisi tersebut seringkali menimbulkan kesulitan dalam perencanaan pembangunan, penganggaran, maupun penyaluran program bantuan sosial sehingga berpotensi mengurangi efektivitas kebijakan yang dijalankan.Sebagai kota besar dengan dinamika sosial dan ekonomi yang kompleks, Kota Surabaya memerlukan basis data tunggal yang dapat menggambarkan kondisi masyarakat secara tepat, mutakhir, dan terverifikasi. Kehadiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi langkah strategis untuk menyatukan berbagai sumber data yang selama ini tersebar, sehingga menghasilkan data yang konsisten dan dapat dijadikan rujukan bersama dalam pengambilan keputusan.Penerapan DTSEN di Kota Surabaya juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional Satu Data Indonesia (SDI) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019. Melalui integrasi ini, Pemerintah Kota Surabaya dapat mendukung terciptanya perencanaan pembangunan yang berbasis bukti, memperkuat koordinasi antar-instansi, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Tujuan Kegiatan:
Mendapatkan data sosial dan ekonomi yang valid, terpadu, dan terstandar, untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan yang lebih tepat sasaran dan akuntabel.
Rencana Jadwal Kegiatan:
Variabel yang Dikumpulkan:
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Harga Barang Pokok | Harga | Harga jual pedagang eceran yang dipilih sebagai responden | Harian (5 hari kerja) |
| Jenis Komoditi | Komoditi | Nama dan jenis komoditi sesuai dengan merk di Kabupaten Gunungkidul | Harian (5 hari kerja) |
Nomor identitas unik yang terdapat pada Kartu Keluarga (KK).
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaTempat yang mencakup jalan, nomor rumah, dan nomor SLS (RT/RW).
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaPartisipasi penduduk berusia 5 tahun ke atas dalam bersekolah.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaKegiatan pengembangan sumber daya manusia dalam menyediakan tenaga kerja terampil, disiplin dan produktif yang mengacu pada prinsip-prinsip produktivitas dalam upaya peningkatan produktivitas tenaga kerja serta terdaftar dan/atau didaftarkan dalam sistem informasi dan aplikasi pelayanan ketenagakerjaan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaPerbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaSeorang yang bertanggung jawab di dalam keluarga dan tertera sebagai kepala keluarga dalam Kartu Keluarga (KK).
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaNomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum di beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan sumber lainnya. NIK terdiri dari 16 digit angka yang mengandung informasi kependudukan seseorang.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaStatus seseorang dalam kaitannya dengan status perkawinan pada saat pendataan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaKedudukan seseorang dalam melakukan pekerjaan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaProgram yang disediakan pemerintah untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat, terutama yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaStatus keberadaan orang-orang yang nama dan biodata dirinya tercantum dalam Kartu Keluarga.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaTahapan pendidikan yang dicapai seseorang setelah menamatkan pelajaran pada jenjang pendidikan tertinggi yang dikutinya dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah).
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaKondisi seseorang yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Seseorang yang sementara tidak bekerja karena sedang sakit atau cuti tetap dianggap bekerja.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaOrang-orang yang nama dan identitas biodatanya tercantum dalam Kartu Keluarga.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaLama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun menurut sistem kalender Masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. Dalam pengumpulan data direkomendasikan menggunakan kelompok umur tunggal, sedangkan untuk penyajian data direkomendasikan menggunakan kelompok umur tunggal, kelompok umur 5 tahunan, kelompok umur 10 tahunan, dan/atau kelompok umur dependensi.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaTotal uang yang diterima anggota keluarga dalam periode satu bulan. Penghasilan ini bisa mencakup berbagai sumber, seperti gaji dari pekerjaan, bonus, pendapatan/keuntungan usaha, sewa properti, atau investasi
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota SurabayaIkatan atau pertalian setiap anggota keluarga dengan kepala keluarga berdasarkan kartu keluarga atau pengakuan dari kepala keluarga.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya| Nama Variabel | - |
|---|---|
| Alias | - |
| Definisi | - |
| Referensi Waktu | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Tipe Data | - |
| Kalimat Pertanyaan | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Perbandingan antara jumlah penduduk usia lima tahun keatas berdasarkan partisipasi sekolahnya (tidak/belum pernah sekolah, masih sekolah, tidak bersekolah lagi) terhadap jumlah penduduk lima tahun keatas. Partisipasi sekolah adalah Keikutsertaan penduduk dalam pendidikan, baik pada jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, maupun pendidikan yang setara.
Perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja/usia non produktif) dibandingkan dengan jumlah pendduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja/ usia produktif).
Perbandingan antara jumlah penduduk berdasarkan jaminan kesehatan BPJS yang dimiliki (BPJS PBI, BPJS Mandiri, dan Tidak memiliki) terhadap jumlah penduduk
Perbandingan antara jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial terhadap jumalh penduduk
Perbandingan antara jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas berdasarkan kedudukan seseorang dalam melakukan pekerjaan terhadap jumlah penduduk usia 15 tahun keatas yang bekerja.
Perbandingan antara jumlah penduduk usia 15 tahun keatas yang melakukan kegiatan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir, tidak termasuk orang yang melakukan pekerjaan tetapi tidak bermaksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan terhadap jumlah penduduk usia 15 tahun keatas
Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki perseratus penduduk perempuan.
Perbandingan antara jumlah penduduk yang merokok (termasuk rokok elektrik) terhadap jumlah penduduk
Perbandingan antara jumlah penduduk yang memiliki gangguan atau penyakit yang berlangsung lama (berbulan-bulan atau bertahun-tahun), tidak terjadi secara tiba-tiba/spontan, dan penyembuhannya pun memakan waktu yang lama (penyakit kronis) terhadap jumlah penduduk
Perbandingan antara jumlah keluarga berdasarkan sumber air minum utamanya (air kemasan bermerek, air isi ulang, …, lainnya) terhadap jumlah keluarga
Persentase penduduk usia 2 tahun ke atas penyandang disabilitas terhadap jumlah penduduk 2 tahun ke atas. Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.
| Nama Indikator | - |
|---|---|
| Definisi | - |
| Interpretasi | - |
| Metode Perhitungan | - |
| Rumus | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Indikator Komposit | - |
| Level Estimasi | - |
| Dapat Diakses Umum | - |
| Produsen Data | - |
Isi tab Desain
Isi tab Pengumpulan Data
Isi tab Diseminasi
Isi tab Variabel Kegiatan
Isi tab Indikator Kegiatan
© 2024 Open Data Surabaya – All rights reserved